Tampilkan postingan dengan label sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sosial. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Januari 2013

7 Langkah Mudah Menata Ruang keluarga

Ada sejumlah hal yang mesti diperhatikan dalam menata ruang keluarga.

Ruang keluarga biasanya sebagai ruang favorit untuk berkumpul, merupakan hal yang baik jika pemilik rumah memperhatikan cara penataannya supaya terasa nyaman dan fungsional.

Berikut sejumlah hal yang mesti diperhatikan dalam menata ruang tersebut.

1. Perhatikan susunan meja, kursi, dan furnitur pendukung lainnya. Sebaiknya pilih yang sesuai dengan bentuk dan alur sirkulasi ruangan.

2. Sebaiknya, ruang keluarga tidak dilalui jalur sirkulasi antar ruangan supaya kenyamanan masing-masing penghuni tidak terganggu.

3. Jadikan Meja televisi sebagai fokus utama ruang disertai dengan sejumlah aksesoris lainnya, semisal satanding lamp ataupun vas bunga.

4. Pilih bentuk furnitur yang fungsional dalam meletakan sejumlah perangkat elektronik lain sekaligus untuk media penyimpanan.

5. Siapkan sofa berukuran yang sesuai dengan ukuran dan tampilan ruang serta bisa menampung jumlah anggota keluarga.

6. Jika ruangan tidak mencukupi, sebaiknya cukup menempatkan satu buah sofa yang dibuat memanjang dengan tambahan karpet dan bantal-bantal sebagai aksesoris.

7. Siapkan pula kontinuitas dari setiap ruangan yang ada dalam rumah, sehingga tampilan ruang menjadi lebih menarik.

Kamis, 13 Desember 2012

Malaysia Juara Suap Menyuap

Responden ditanya apakah mereka kehilangan kontrak bisnis gara-gara kompetitornya membayar uang sogok.

Survei terbaru Transparency International yang dikutip oleh The Wall Street Jorunal, Selasa, (11/12) kemarin menyimpulkan Malaysia merupakan juara dalam urusan suap menyuap. 

Survei ini digelar oleh Transparency International dengan mewawancara 3.000 eksekutif perusahaan di 30 negara. Kepada mereka ditanyakan apakah selama 2012 ini mereka kehilangan kontrak bisnis gara-gara kompetitor mereka menyogok. Di Malaysia, 50 persen responden menjawab pertanyaan ini dengan 'ya' -- dan ini merupakan rekor tertinggi dari seluruh negara yang disurvey.

Indonesia, negara yang selama ini dikenal sebagai jagoan korupsi, ternyata menduduki posisi yang lebih terhormat: hanya 47 persen responden menjawab 'ya'. Posisi Indonesia sedikit lebih baik ketimbang Mexico yang 48 persen eksekutifnya mengaku kehilangan bisnis lantaran pesaingnya membayar uang pelicin.

Dalam survey ini, Jepang menjadi negara paling bersih: hanya dua persen responden yang menyatakan kehilangan bisnis gara-gara suap. Dan Singapura, negara yang diapit Malaysia dan Indonesia, menduduki peringkat kedua terbersih, dengan hanya sembilan persen responden menjawab 'ya'. Sementara itu, 27 persen eksekutif di China mengaku kehilangan kontrak setalah pesaingnya melakukan sogokan.

"Survei in menunjukkan tabiat perusahaan di Malaysia, memberi sinyal bahwa praktek suap menyuap sudah sistemik, atau bahkan melembaga," kata Paul Low, Presiden Transparency International Malaysia.

Menurut Ravindran Devagunam, Direktur Pencegahan Korupsi pada Pemandu, sebuah lembaga think-tank pemerintah, sejak memerintah pada 2009, Perdana Menteri Najib Razak bertekad membasmi korupsi dan merebut kembali kepercayaan publik. Ratusan kasus diselidiki. Pemerintahan Najib juga telah menetapkan pengadilan khusus korupsi dan memberi hukuman yang keras bagi para koruptor.

Meskipun demikian, indeks persepsi korupsi Malaysia yang diukur oleh  Transparency International terus merosot dalam tiga tahun terakhir. Tahun 2011, index Malaysia mencapai 4.3, turun sedikit dari ideks tahun 2010 yang mencapai 4,4 -- tapi melorot cukup jauh dari target benchmark yang ditetapkan pemerintah: 4.9.

Berikut persentase responden yang mengaku kehilangan bisnis gara-gara kompetitornya membayar uang sogok, di sejumlah negara, seperti dikutip dari The Wall Street Journal.

1. Jepang 2 persen
2. Singapura9 persen
3. Hongkong 10 persen
4. Korea Selatan 11 persen
5. Philipina19 persen 
6. Jerman20 persen
7. China27 persen
8. Amerika Serikat30 persen
9.India36 persen
10. Indonesia47 persen
11.Meksiko48 persen
12.Malaysia50 persen

Rabu, 05 Desember 2012

Destinasi Wisata Lokal Masih Favorit Meski Lebih Mahal

Dari sekitar 20 tujuan teratas yang dipilih, hanya 4 yang merupakan tujuan internasional.

Selama ini, banyak kalangan pecinta traveling yang mengeluhkan tentang kurangnya akses transportasi menjadi kendala wisatawan lokal dan asing berkunjung ke tempat-tempat tujuan wisata di Indonesia.

Padahal, Indonesia merupakan sebuah negara besar dan unik yang menjadi salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, dengan ribuan destinasi wisata yang sangat indah dan mengagumkan.

Dengan jumlah kepulauan yang sangat banyak dan kondisi alam yang beragam kendala geografis tentu menjadi tantangan tersendiri bagi akses transportasi para wisatawan lokal maupun asing yang akan berkunjung ke tempat wisata di Indonesia

Menurut Rudiana, Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan (Astindo) yang dihubungi Beritasatu.com via telepon selulernya, sektor industri pariwisata Indonesia saat ini memang tengah berkembang dengan pesat.

"Banyak konsumen asing yang bertanya-tanya tentang ragam pilihan tujuan wisata dan aktivitas di ragam destinasi di Indonesia. Selain itu, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, masyarakat Indonesia memiliki minat semakin tinggi untuk berwisata," katanya.

Sayangnya, kata Rudiana, seringkali wisatawan atau penumpang kesulitan untuk mewujudkan impian liburannya karena terbatasnya kursi penerbangan yang tersedia dan tingginya permintaan yang ada.

"Selama ini kendala yang dihadapi oleh kalangan wisatawan adalah kesulitan untuk mendapatkan kursi dengan biaya yang terjangkau. Makin tinggi permintaan dan ketersedian kursinya terbatas , makin mahal harga tiket,"

Menurut Rudiana, semakin banyaknya maskapai penerbangan berbiaya rendah (Low Cost Carrier) tentu semakin menyemarakan bisnis pariwisata di Indonesia. Selama ini, maskapai jenis ini paling banyak menyokong tumbuhnya tingkat penumpang yang melakukan perjalanan wisata.

"Load factor dan periodesasi waktu liburan (peak season) juga ikut mempengaruhi ketersediaan tiket dan kenaikan harganya. Jelang akhir tahun seperti sekarang ini, dapat dipastikan harga akan melesat sangat drastis,"

"Angka kenaikannya sendiri, bisa berkisar antara 30 - 90 %, tergantung dengan banyaknya permintaan yang datang dari kalangan wisatawan yang ingin menggelar liburan,"

Sementara itu, Graham Hills, Managing Director Wego Indonesia menyatakan, kalangan wisatawan memang masih terkendala dengan jarak dan akses perjalanan yang belum maksimal didukung sarana transportasi yang bisa menekan biaya perjalanan antar wilayah.

"Namun jika kita berbicara data, yang terlihat di situs Wego mengungkapkan bahwa mayoritas wisatawan asal Indonesia, sebanyak 76%, mencari tujuan wisata lokal Indonesia. Malah, dari 20 tujuan teratas yang dipilih, hanya 4 yang merupakan tujuan internasional," tambahnya lagi.

Dari angka yang dimiliki oleh perusahaannya, Graham menyatakan bahwa terlihat sekarang ini pariwisata lokal Indonesia sedang menggeliat dan mulai mendapatkan perhatian. Selain itu juga terlihat bahwa faktor kurangnya akses bukan lagi menjadi masalah utama.

"Wego sendiri melihat Indonesia sebagai negara yang kaya akan potensi wisata yang ditunjang berbagai faktor seperti keindahan alam, warisan budaya, masyarakat, hingga kuliner," tambah dia.

Pihak Wego sendiri memiliki kepercayaan yang cukup tinggi bahwa pasar akan bergerak seiring dengan makin aktifnya masyarakat Indonesia dalam mendukung perkembangan industri travel online sehingga akses dunia untuk mengetahui keunikan dan kekayaan Indonesia lebih terbuka.

"Kehadiran Wego di Indonesia sejak 2011 dengan tampilan bahasa Indonesia semakin membantu para wisatawan untuk mempermudah pencarian informasi tentang wisata, karena Wego adalah salah satu mesin pencarian wisata paling lengkap di dunia," katanya lebih lanjut.

Menurut Graham, sejauh ini kendala geografis yang belum didukung infrastruktur yang memadai masih menjadi tantangan yang utama dalam pengembangan sektor pariwisata di Indonesia. Bayangkan jika keunikan geografis yang dimiliki Indonesia sudah dengan begitu mudah dapat diakses oleh banyak wisatawan, tentu dunia wisata Indonesia akan berkembang sangat pesat.

"Tidak ada negara lain di dunia yang memiliki kekayaan alam dan budaya seperti Indonesia dan itu adalah modal yang sangat besar untuk menarik banyak wisatawan," katanya.

Lebih lanjut Graham mengatakan, selain faktor kebijakan penetapan harga tiap maskapai yang sudah disebutkan tadi, harga juga dipengaruhi oleh fakta bahwa saat ini maskapai tengah menaikkan frekuensi penerbangan dan menambah beberapa rute baru, baik jalur domestik maupun internasional.

"Data yang dimiliki oleh Wego memperlihatkan bahwa dibandingkan tahun 2011, tahun ini terdapat penurunan rata-rata sebesar 10% untuk rute domestik, yang mengindikasikan bahwa semakin tingginya aktivitas penerbangan berdampak pada harga yang semakin kompetitif. Penumpang bisa mendapatkan komparasi harga dan memilih yang terbaik,"

Menurut Graham, masyarakat Indonesia sendiri masih banyak yang belum menyadari potensi yang dimiliki negaranya. Kesadaran itulah yang harus terus dibangun dan ditingkatkan mengenai kecantikan dan kekayaan alam dan budaya nusantara. Merekalah yang sesungguhnya merupakan duta pariwisata Indonesia.

"Dengan semakin banyak orang mengetahui pariwisata Indonesia, diharapkan akses akan semakin mudah, sehingga akan berpengaruh terhadap harga tiket penerbangan dan frekuensi penerbangan ke destinasi-destinasi tersebut," katanya.

Selasa, 27 November 2012

Lalat Jadi Petunjuk Keberadaan Jasad-Jasad Korban Longsor

Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya Kundang Sodikin menyatakan, jasad Ulum, korban tertimpa longsor, sampai sore ini masih belum ditemukan. Pihaknya dibantu petugas, TNI, Polri dan warga setempat telah mendatangkan mobil derek untuk menyingkirkan bebatuan besar akibat longsor di Curug Cipalasari, Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.
"Selama dua hari evakuasi, mayat korban belum bisa ditemukan akibat sulit dan banyaknya batu besar. Tapi, kita sudah menemukan tanda-tanda keberadaan mayat karena sekarang banyak lalat dan bau anyir di salah satu titik di bawah batu," katanya di lokasi kejadian, Selasa siang.
Sementara itu, keluarga Ulum (18) menyatakan ikhlas atas kepergian anaknya. Namun, keluarga berharap jenazah Ulum cepat ditemukan.
"Emak dan bapak insya Allah ikhlas (atas meninggalnya Ulum)," kata Upen (30), kakak dari Ulum saat ditemui di rumah duka, Kampung Cibuntu, Taraju pada Selasa (27/11/2012) siang.
Di mata keluarga, kata Upen, Ulum merupakan sosok periang. Dia sangat mencintai adik dan adik iparnya. "Suka bercanda. Makanya saya sangat tidak menyangka dia pergi," ucapnya dengan nada lirih.
Ulum merupakan putra ketiga dari empat bersaudara. Dia anak pasangan Kamal (50) dan Dadah (45), warga Cukangjayaguna, Kecamatan Sodonghilir, Tasikmalaya.
Masih di rumah duka, Maman Suparman (40), orang tua ketiga korban tewas, Nur (20), Ani (17) dan Pitria (5) mengatakan, sebelum kejadian ketiganya sempat dilarang pergi ke Curug Cipalasari. Sebab, saat itu cuaca akan hujan. "Sering ke sana. Pas dilarang, tetap ke sana," jelas Maman.
Kelima korban yakni, Wulan, Nur, Ani, Pipit dan Ulum pergi ke curug (air terjun) dengan mengendarai sepeda motor. Mereka dibonceng Ulum. Tujuannya untuk mandi dan berwisata di curug. Namun nasib berkata lain, mereka tewas tertimbun longsor pada Minggu (25/11/2012)

/Kompas.com( 27/11/12)

DPR: Tidak Ada Penambahan Suplay Kuota BBM Bersubsidi

Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Aziz mengatakan, pemerintah sudah tidak bisa lagi meminta penambahan jatah kuota BBM bersubsidi dari 44,04 juta KL menjadi 45,24 juta KL di 2012. Sebab, pemerintah sudah memutuskan untuk hanya menyetujui penggunaan BBM bersubsidi sebesar 44,04 juta KL di 2012."Pemerintah sudah tidak bisa lagi mengajukan, itu sudah mentok. Kalau sudah habis, ya sudah tidak ada lagi," kata Harry di Komisi XI DPR Jakarta, Selasa (27/11/2012).
Menurut Harry, tahun lalu pemerintah sudah merealisasikan BBM bersubsidi mencapai 41,7 juta KL atau 3 persen di atas kuota yang ditetapkan sebesar 40,4 juta KL. Lantas pemerintah pun meminta persetujuan DPR untuk meminta tambahan BBM bersubsidi hingga menjadi 44,04 juta KL.
Sebenarnya, Pertamina sempat memproyeksi kebutuhan kuota BBM hingga akhir tahun sebesar 45,24 juta KL. Namun DPR sudah memutuskan untuk hanya menambah kuota BBM bersubsidi hingga 44,04 juta KL.
"Kalau tidak ada dalam APBN-Perubahan, maka pemerintah sudah tidak bisa mengajukan penambahan lagi. Kalau mereka mau mengajukan lagi, itu bisa saja, tapi harus mengajukan APBN Perubahan kedua," tambahnya.
Masalahnya, saat ini sudah di bulan November dan sebentar lagi bulan Desember 2012. Itu berarti sudah berada di ambang batas APBN 2012. "Kalau mengajukan sekarang, waktunya sudah tidak mungkin lagi. Kan APBN P sudah diketuk (diputuskan) kemarin. Begitu juga dengan APBN Perubahan untuk 2013," jelasnya.
Sekadar catatan, Pertamina memprediksi kuota BBM bersubsidi yang sudah dipatok pemerintah akan ludes sebelum akhir tahun. Bahkan solar dan premium di DKI Jakarta akan habis akhir bulan ini.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya menjelaskan jatah atau kuota solar subsidi untuk DKI Jakarta bakal habis pada 30 November 2012. Sementara untuk bensin premium subsidi akan habis pada 19 Desember 2012. Lantas,
Pertamina akan meminta izin DPR menambah kuota BBM subsidi sebesar 1,227 juta KL dengan rincian 427.000 KL premium dan 800.000 KL solar. Penambahan kuota itu disebabkan karena jatah kuota BBM subsidi 43,88 juta KL akan habis sebelum akhir tahun.
Pertamina sendiri telah memproyeksi kuota BBM yang telah disampaikan di APBN 2012 sebesar 45,24 juta KL dari kuota saat ini sebesar 44,04 juta KL.

Kompas.com(27/11/12)

Selasa, 22 November 2011

Penipuan Hadiah Mobil Dengan Modus Baru 2011


     Masyarakat sepertinya harus jeli dan waspada dengan adanya penipuan undian berhadiah Mobil yang mengatas namakan : PT. SINARMAS INDONESIA. Kecenderungan modus ini beredar dari satu kota-kekota lainnya.

Dari kopon yang di dapat kopon dimasukkan kedalam plastik kecil (seperti bungkus obat), yang terdiri dari 2 lembar kertas dan satu kopon undian yang mengatas namakan PT. SINARMAS INDONESIA yang ditandatangani oleh DIREKTOR UTAMA, RATNA AFRIANI. SE, serta disyahkan oleh Kombes Pol. Drs. ARI PRATAMA. SH dan satu kopon lainnya untuk menyakinkan korbannya.

Untuk itulah berhati-hati dan waspada terhadap penipuan yang beragam dan bermodus seperti ini. Cari tahu informasi dan kebenarannya yang berkompoten sebelum melakukan tindakan dengan merespon menghubungi  nomor telepon yang tercantum di kopon tersebut.

Related Post :